Belajar
Belajar pada hakikatnya adalah suatu aktivitas yang mengharapkan perubahan tingkah laku (behavioral change) pada individu yang belajar. Perubahan tingkah laku tersebut terjadi karena usaha individu yang bersangkutan. Belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti: bahan yang dipelajari, faktor instrumental, lingkungan, dan kondisi individual si pembelajar. Faktor-faktor tersebut diatur sedemikian rupa, sehingga berpengaruh membantu tercapainya kompetensi secara optimal
Agar proses belajar dapat berhasi secara optimal diperlukan berbagai sarana termasuk strategi dan metode yang digunakan. Berbagai metode dan strategi belajar senantiasa dikembangkan agar hasil belajar maksimal. Strategi belajar dikembangkan untuk memahami kerakteristik perserta didik. Pemahaman terhadap karakter peserta didik dengan menggunakan berbagai teori belajar. Teori belajar dapat digunakan sebagai panduan untuk memahami karakteristik peserta didik secara baik dan memahami secara pasti apa sebenarnya teori fungsinpembelajran dan bagaimana cara mengaplikasikan teori tersebut untuk
mencapai hasil pembelajaran yang maksimalAgar proses belajar dapat berhasi secara optimal diperlukan berbagai sarana termasuk strategi dan metode yang digunakan. Berbagai metode dan strategi belajar senantiasa dikembangkan agar hasil belajar maksimal. Strategi belajar dikembangkan untuk memahami kerakteristik perserta didik. Pemahaman terhadap karakter peserta didik dengan menggunakan berbagai teori belajar. Teori belajar dapat digunakan sebagai panduan untuk memahami karakteristik peserta didik secara baik dan memahami secara pasti apa sebenarnya teori fungsinpembelajran dan bagaimana cara mengaplikasikan teori tersebut untuk
Berbagai teori belajar yang banyak diaplikasikan dalam dunia pembelajjaran diantaranya teori belajar behavioristik, kognitif, konstruktivisme maupun humanisme.Berbgai teori belajar tersebut sebagai acuan agar pendekatan yang digunakan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pemehaman tersebut akan berdampak pentingnya menempatkan persta didik sebagai subjek belajar bukan hanya sekedar objek. Objek yang dimaksudkan peserta didik dianggap sepeerti benda yang harus patuh kepada yang punya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar